Kamis, 01 Desember 2016

Simple Steam Fish - Ikan Kukus Minimalis


Sudah lama banget rasanya ga upload makanannya Erssa, yup sejak erssa makan  makanan keluarga otomatis lauk pauknya sama dengan ortunya bedanya minum cabe aja. Setelah 2 tahun ini erssa lebih menikmati makanan dengan rasa yang tidak terlalu menyolok, jadi seperti kare,gulai,rendang, bahkan semur oun walaupun dimakan tapi ga selahap makanan yang nyaris "plain". Pas lagi di manokwari dengan harga ikan yang miring, apalagi jenis ikan karang, kakap, red sniper aww....paling enak buat steam. Steam fish sendiri masakan ikan jamannya mommy erssa masih merantau kerja di Bali. Paling simple di buat tapi enak, dulu pakai frozen dori.  Belinya di temen sekantor, lumayan sekilo dapet 3 ekor ikan, dah di filled and unskinned. Resep steam fish pun kreasi sendiri dan siapa sangka enak. 

Kali ini gambling mo nyobain ke Erssa, doyan ga dia ;) daaaaaaaan dia suka pake banget, malah minta makan tanpa nasi ! Suka dia makan cacahan bawang bombay nya juga,tapi pas makan potongan jahe langsung cepet-cepet minta air putih. Akhirnya sukses mommynya masakin ikan kukus dua hari berturut-turut dan ludes. Agak bingun juga sih padanan sayur buat ikan kukus ini, akhirnya dipadankan dengan sayuran yang dikukus juga, plain tanpa bumbu apapun bahkan garam. Hari pertama Ersaa pakai wortel kukus, hari kedua pakai bayam merah kukus. Dimakan ma nasi hangat, dah itu saja. Erssa mah sayuran kukus hayuk ajah....lalapan aja dilahap kok.

Ikan Kukus Minimalis
By Mommy Erssa

Bahan :
100 gram ikan kakap atau berdaging putih lainnya, fillet, potong 2 cm bagi dua bagian untuk 2 cup aluminium, beri perasan air jeruk nipis dan sedikit garam
1/4 bagian bawang bombay, iris tipis
2 siung bawang putih, geprek, cacah halus
2 cm jahe, iris korek api
1 sdt minyak wijen
Garam dan lada sejumput

Cara membuat :

Aduk semua bumbu, masukkan ikan, aduk, diamkan sekitar 15 menit.
Masukkan dalam 2 cup aluminium, dan kukus 15 menit atau hingga matang. Angkat dan siap disantap, hangat.




Kamis, 03 November 2016

Nastar


Nastar ini sebenarnya request dari papanya Erssa, entah kapan. Saking sudah lamanya di request tapi belum dieksekusi juga ;) hohooho. Motivasi semakin kuat kala Erssa bener-bener doyan ngemil dan seakan-akan putus harapan kala lihat biskuit regalnya habis. Saatnya bikin cookies nih berarti. Akhirnya jatuhnya ke nastar, mengingat lebaran lalu, Erssa doyan makan nastar buatan Budenya. Resep ini pun pakai acara nanya ke Budenya. Untung kakak iparku ini bermurah hati sharing resepnya. Resep asli menggunakan mentega wysman. Bagi sebagian orang mentega premium ini seakan-akan jadi trademarknya nastar, kalo nastar kudu wysman. Tapi entahlah, menurutku terlampau wangi serasa makan parfum (lebay). Pernah nyoba full butter pakai anchor, malah kurang gimana gitu. Akhirnya pas nemu mentega golden churn/gentong langsung beli, beneran beli dulu baru baca-baca reviewnya di mbah google. Dari berbagai sumber blog senior ternyata mentega ini juga trend bagi yang memiliki masalah sama dengan wysman (terlalu wangi). Untuk paduan margarinnya (bikin cookies yang enak itu kata senior baking kudu perpaduan antara butter dan margarin) terpilih blue band cake and cookies.


Tetap seperti biasa resepnya dimodif, bukan apa-apa, benar-benar ingin mengawinkan rasa dan tekstur yang kokoh antara buatan ibu yang berpuluh tahun akrab dilidah, dengan nastart budenya erssa yang lumer dimulut. Inginnya nastart tetap kokoh, tapi ngeprul saat digigit. Berbekal ilmu baking yang tidak seberapa akhirnya memberanikan diri modif resep budenya Erssa. Hasilnya...voila ! nastart impian....makanya langsung buru-buru di update di blog, takut keburu lupa resepnya. Laris manis.....papanya erssa suka, sayangnya dia lebih suka yang lebih kokoh lagi biar ada tantangan gigitnya...(biskuit nanas kali maksudnya) hihihihhi. Kalo erssa, sekali lagi apa sih buatan mommynya yang dia ga suka? Bahkan baru bangun tidur langsung bilang “mommy..essa mau nastaw!” rasanya kaya pergi ke jupiter mampir ke bulan, terbang ke mars, terus loncat-loncatan di venus, balik ke bumi bukain toples nastar buat Erssa. Mentega golden churn emang recommended banget, kayanya bakal jadi mentega andalan nih, wanginya ga tajam tapi tekstur dan rasanya manjain. Mommy erssa juga tambahin keju parmesan, supaya wanginya enak (sapa sih yang kenal wangi parmesan?)


Eh iya, banyak berseliweran tips polesan nastar biar mulus, katanya kudu setengah matang baru dikeluarin dari oven tunggu ga gitu panas, dipoles trus lanjutkan panggang. Ataupun ada yang bilang kudu dua kali poles. Mommy erssa mencobanya dengan cara pertama, nastar masih retak (loyang pertama jadi korban) selanjutnya, pakai cara sendiri, nastar tanpa polesan langsung panggang, matang, keluarin, beri polesan, panggang api atas kurang dari 2 menit. Done !!! warna cantik tanpa retak, sayang kuasnya pakai silikon yang gede hihihihi, pun erssa sambil minta gendong bobo siang, jadi seadanya ga rapi. Tentu saja ga masalah, karena di situlah uniknya homemade, kalo nyari yang rapi sekaligus enak, gih ke toko kue saja. Tapi kalau nyari yang enak dan berasa cintanya, yuuk makan yang homemade.



Nastar
By Mommy Erssa

Bahan :
200 gram Mentega golden churn / gentong
300 gram Margarin Blue band cake n cookie
50 gram gula halus
60 gram maizena
25 gram susu bubuk
1 sdm keju parmesan
650 gram tepung terigu protein rendah
2 butir kuning telur

Isi : 500 gram Selai Nanas
Polesan : 3 butir kuning telur, 1 sdt madu, 2 sdt mentega leleh, dicampur homogen

Cara membuat :

1. Mikser mentega, margarin, susu bubuk, maizena, gula halus sebentar saja hingga bercampur dan warna sedikit pucat, masukkan kuning telur dan kembali mikser agar tercampur saja. Mayikan Mikser.

2. Masukkan tepung terigu bertahap dan aduk pakai spatula, tutup dengan serrbet agar tidak mudah keras.

3. Pulung adonan,beri selai,bulatkan dan tata di loyang, kemudian panggang di oven yang telah dipanasi terlebih dahulu, saya menggunakan oven listrik jadi pada rak bawah, suhu 165°C  hingga setengah matang, pindahkan rak tengah sebentar,setelah matang, keluarkan beri polesan letakan di rak tenga dengan api atas suhu 150°C hingga kuning keemasan, kurang dari 2 menit. Angkat dan pindahkan di cooling rack. Setelah dingin,masukkan toples.

Jumat, 23 September 2016

Mie Ayam Jamur homemade - Beet Root Chicken Mushroom Noodle



Terakhir buat mie ayam homeade itu kapan yah? sudah lama pokoknya dan masih inget gimana excitingnya erssa menikmatinya. Nah minggu lalu erssa request mie,ga spesifik sih bilang mie ayam, cuma bilang "mami buatin erssa mi..yah..pake ayam, pake baso". Itu gegara liat mommynya makan mie goreng sarden pedas, sementara erssanya lagi makan nasi. Pengen nyobain sayang pedas, nah akhirnya keluarlah permintaan itu. Tapi berhari-hari belum eksekusi. Nah pas buat baso kepikiran bikinin tapi ga ada stok mie langsung pakai. Jadi ini proyek nyicil, dua hari sebelumnya buat baso ikan dan ayam nya, resep bisa dilihat di sini , trus esoknya bikin mie umbi bitnya juga bisa dilihat resepnya di sini , nah baru kemudian bikin mie ayamnya. Jadi pas hari H cuma tinggal bikin topping ayam jamur, rebus sawi hijau, bikin kaldu, goreng tahu sama sambel aja. 

Dulu pernah buat mie ayam sehat juga homemade resep topping nya bisa dilihat di sini hanya saja waktu itu toppingnya dibuat seperti mie ayam gerobak ala abang-abang, ini enak lho, pakai lengkuas. Kali ini buat yang versi rumahan pakai minyak wijen. Nah minyak wijen yang kualitas baik yang buat mie ayam ini berasa banget chinese noodle nya, bercampur sama kaldu ayam jadi gurihnya mantap, meski tanpa msg dan penyedap sejenis. 

Seporsi mie ayam, pakai 75 gram mie umbi bit, buat Erssa cuma 45 gram saja dan request basonya banyak, ga mauu pakai tahu dan telur, cuma sayur, ayam sama baso katanya, lahap makan sendiri dan habis semangkuk plus basonya 6 biji. Baru coba basonya aja langsung bilang "masitta...mommy" trus pass makan mie yang udah kecampur sama kuah kaldunya langsung bilang "hmm....masitta..mommy!" sambil senyum dan kami pun tak saling bicara, masing-masing menikmati mie ayam di mangkuk masing-masing. 

Kaldu Mie Ayam
By Mommy Erssa

Bahan :
Punggung 1 ekor ayam, dipotong-potong
Dada dari 1 ekor ayam dipotong dadu
Air 1500ml
daun salam 1 lembar
1 sdt lada bubuk
1 sdt garam

Cara Membuat :

Didihkan air dan daun salam dan lada, masukkan bagian punggung ayam rebus hingga air berkurang sedikit, masukkan potongan dada ayam beri garam hingga kaldu mendidih kembali. Angkat dan tiriskan potongan dada ayam. Bagian punggung ayam biarkan di air kaldu, jika terdapat daging, pisahkan dari tulang, kembalikan tulang di kaldi, campunr potongan daging dari punggung dengan dada ayam. 

Topping Ayam
By Mommy Erssa

Bahan :

Daging ayam rebus
Jamur kancing kalengan 80 gram tiriskan dan diiris
6 Siung bawang merah diiris tipis
2 siung bawang putih dicacah
Daun Bawang yang berwarna putih, yang hijau buat pelengkap nantinya
minyak untuk menumis,
Minyak wijen - Lee Kum Kee (secukupnya)
Saus Tiram bebas msg - Lee Kum Kee (secukupnya)
Kecap Manis bebas msg (secukupnya)
Garam dan lada
sedikit air 


Cara Membuat :

Tumis bawang merah dan putih hingga harum. masukkan daging ayam rebus, aduk rata, beri daun bawang, aduk. Tambahkan irisan jamur beri sedikit air, garam dan lada aduk, lakukan tes rasa, beri minyak wijen dan saus tiram serta kecap, aduk hingga bumbu meresap dan kuah sedikit mengental. angkat.

Pelengkap : Sawi hijau, Tahu goreng, telur rebus, sambel (cabe direbus dengan 1 butir kemiri dan bawang merah kemudian diulek beri garam dan sedikit air kaldu), daun bawang dan daun seledri, bawang goreng, jeruk nipis.

Penyelesaian :

1. Beri minyak wijen dan lada, garam (bila ingin lebih asin) di mangkuk, aduk
2. Didihkan air, masukkan potongan sayur sawi hijau, angkat tiriskan, masukkan mie homemade dalam air sehabis merebus sayur, aduk pakai supit atau garpu agar tidak menggumpal, mendidih lagi angkat (jangan lama-lama) tiriskan, tuang dalam mangkuk, aduk dengan minyak wijen, tambahkan sayur sawi hijau rebus.
3. Beri topping ayam, tahu goreng, telur rebus. Beri air kaldu sebagai kuah (bisa dimangkuk terpisah) taburkan bawang goreng. Sedap dinikmati pakai sambal dan kucuran jeruk nipis.


Mie Umbi Bit homemade


Anak siapa yang tidak menyukai mie? Erssa juga, dan syukurnya erssa juga sudah biasa nikmatin mie homemade. Bukan berarti erssaa ga pernah makan mi instan atau yang dijual, erssa beberapa kali juga makan,walau memang tanpa bumbu instan yang mengandung msg nya. 

Nah kali ini mommy erssa pengen buat mi homemade tapi pake sari umbi bit. Maklum erssa suka banget sama jus buah dan bit salah satu "pewarna" tambahan untuk jus buah erssa. Erssa lebih suka menyebut jus buaj dengan jus orange (wortel, jeruk, jahe),jus kuning (nanas dan pisang), merah (pepaya, jeruk ), hijau (ketimun, sirsak dan sawi hijau) atau purple (umbi bit dan sirsak). Setiap hari by request erssa mau jus warna apa, dan kebetulan dalam 3 hari ini absen request jus purple, jadi sebelum umbi bit layu di lemari es, kudu di berdayakan.

Awalnya pengen bikin red velvet cake, tapu ah ntar yang banyak makan mommynya lagi...apa kabar diet? Akhirnya pilihan jatuh ke mie homemade, apalagi sejak minggu lalu Erssa request mie pake ayam pake baso katanya (mie ayam) yeah walaupun sama aja sih...apa kabar diet?

Setelah menjelajah internet, akhirnya pilihan jatuh pada resep mba Isna Sutanto di blog coba-coba isna, tetapi dari info hasil browsing juga kalau mau mie homemade kenyal maka perlu penambahan tepung sagu. Akhirnya dibuatlah resep mba Isna dengan sedikit modifikasi. Hasilnya mie nya kenyal, cemplung ke air panas, aduk bentar, angkat, langsung bisa diolah jadi mi ayam atau mi goreng. Erssa tentu ikutan mommy nya pas uleni dan bentuk mi nya, paling seneng ikut muter-muter tuas nya. Untuk itu mommy buatin adonan sendiri, dari tepung terigu dan sisa sari bit, jadi warna purple juga, buat di mainin si Erssa hihihihi.  Untuk resep aslinya bisa dilihat di sini .

MIE BIT/MIE MERAH HOMEMADE
Source   : Isna Sutanto
Modified by Mommy Erssa

Bahan :
500 gram terigu protein tinggi
70 gram tepung sagu tani
2 umbi bit ukuran kecil blender dengan 200 ml air
3 buah telur utuh kocok lepas dalam gelas ukur, tambahkan dengan air dari perasan bit sampai 350ml
1 sdt garam

Cara membuat:

1. Mixer dengan menggunakan  hook spiral untuk roti, aduk rata tepung dan garam, tuangi telur yang sudah dicampur jus bit. Mixer atau uleni (jika mengerjakan manual tanpa mixer roti) hingga kalis dan homogen.

2. Gilas dengan rolling pin, teruskan dengan mesin pembuat mie (pasta maker) hingga beberapa kali sampai adonan halus.
Beri taburan tepung sagu, lalu gilas dengan pemotong bentuk mie.

3. Timbang seberat 75 gram (masukkan kantong plastik  per porsi) dan susun mie dalam wadah kedap udara. Mie siap digunakan. Sisanya dapat disimpan di




Baso Ikan & Ayam homemade




Erssa mulai menyukai baso, padahal dulu di bogor waktu bikin (baso daging sapi) dia ga suka. Tapi di sini pas dikasih sama sepupunya mbak Tari nyoba baso pakai saos, langsung doyan. Iyalah basonya gurih karena pake msg, makanya nyicipnya cuma dapat 2 biji. Erssa sangat dibatasi konsumsi msgnya kalo bisa dihindari kenapa ngga?. Makanya mommynya bela-belain masak-masakan homemade bebas msg dan zat aditif lainnya. Bukanya sok-sok an atau apalah, saat inilah waktunya bagi erssa nikmati makanan homemade dan sehat dari mommynya, kedepannya kalau dia sudah sekolah, he may eat anything yang belum tentu dia lapor ke mommynya kan? 

Kapan lalu sempet buat baso tuna, cuma belum sempet foto udah keburu habis ,erssa suka banget, basonya dulua dihabisin hihihihi. Makanya sekarang nyobain baso ikan, tapi ditambah daging ayam. Erssa juga sukaaaaa ternyata..dimakan tanpa dicocol apapun katanya "masitta" nih anak jadi pake bahasa korea, maklum suka nonton robocar poli. Lucunya suka nyanyi-nyanyi ga jelas pas ditanya nyanyi pake bahasa apa tuh, langsung dijawab "bahasa korea" wkwkwkkwk.

Bakso Ikan & Ayam Homemade
By Mommy Erssa

Bahan :
450 gram ikan tenggiri, yang sudah dihaluskan tanpa kulit
200 gram ayam giling
8 siung bawang putih, haluskan
2 sendok makan bawang merah goreng, haluskan
3 putih telur
200 gram tepung sagu
1,5 sdm garam
1 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir

Cara Membuat :
1. Proses semua bahan hingga halus dan lembut,adonan akan lengket,banting-banting adonan (sekitar 10 kali ) jangan berlebihan nanti malah keras hasil akhirnya.
2. Didihkan air matikan kompor Pulung adonan pakai sendok atau pakai tangan,saya pakai sendok soalnya ga bisa pakai nyetak pakai tangan. Baso langsung dicemplungin dalam air panas,setelah selesai,rebus baso lagi hingga baso mengapung,angkan dan tiriskan.
3. Baso sudah bisa dikonsumsi,jika akan disimpan,kemasi dalam plastik per porsi, masukan freezer.

Kamis, 22 September 2016

Puding Keju Coklat



Ini hasilnya jika craving for puding yang gurih tapi tetap tidak bisa meninggalkan coklat. Kenapa tidak erssa penikmat puding coklat dan penyuka keju jadi kepikiran juga menikmati puding ini bareng erssa....yeah just the two of us. Pengen manjain   diri sejak disibukkan urusan yayasan yang menyita waktu sampaii-sampai update blog jadi nomor kesekian. 

Dari yang ga pernah tinggalin erssa,terhitung sudah 6 kali tinggalin erssa di rumah ditemani,nenek ibu, julaknya, om dan . Sampai-sampai dia protes "mommy tidak boleh pegi sendiwi-sendiwi, hawus ajak erssa" . Ga kebayang rasanya tanpa erssa, walau kadang sering ribut karena erssa ga beresin mainannya ataupun nangis kejer tantrum..but still always miss him when far from home. 

Walhasil, malem sebelum tidur kita berbicara heart to heart. 
Mommy  : "erssa, mommy boleh kerja?"
Erssa       : "boleh..mommy "
Mommy  : "  tiap hari kerja?", "ga papa?"
Erssa       : " ga..papa"
Mommy  : (penasaran) "kenapa gitu?"
Erssa       : "supaya mommy dapat uang beli esa mobil yang ada pitanya", "kaya yang di atm itu.."

Hahahaha.....ternyata itu alasannya biar dapet mobil hadiah undian di bank  ;)

So let have funtime together sambil makan puding yuuuuk !


Puding Susu Keju
By Mommy Erssa

Bahan vla coklat :
- 1,5 sdm tepung maizena
- 3 butir kuning telur
- 400ml santan dari 65ml santan instan encerkan dengan air hingga 400ml
- 1/5 kaleng susu kental manis coklat
- 1 sdt vanila cream
- 1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Tuang santan, susu kental, maizena, vanila cream dan kuning telur dalam panci, campur hingga homogen memggunakan whisker, Masak dengan api sedang sampai meletup-letup. Angkat, tuang ke dalam wadah kaca. Ratakan dan sisihkan.

Bahan Puding :
- 1 bungkus agar-agar
- 500ml air
- 25 gram susu bubuk 
- 200 gram gula pasir 
- 3 butir putih telur
- keju cheddar parut
- coklat serut

Cara membuat :
1. Kocok putih telur sampai berbusa sambil perlahan-lahan masukkan gula pasir 100 gram secara bertahap sambil terus dikocok sampai mengembang kaku.
Masak agar-agar, air, susu bubuk dan sisa gula sampai mendidih. Tuang sedikit demi sedikit ke dalam kocokan putih telur sambil dimixer terus sampai tercampur rata hingga suhunya turun.
2. Tuang agar-agar ke atas bahan vla. Beri parutan keju cheddar dan serutan coklat di atasnya.
Dinginkan di kulkas.
Siap disajikan dalam keadaan dingin.


Gluten Free -marble cake


Ini bukan kali pertama nyoba baking cake gluten free, sebelumnya pernah bikin brownies gluten free dan sempet resepnya beredar luas bahkan ada yang ngaku-ngaku resepnya padahal jelas-jelas pakai foto  dari dapur mommy erssa yang diposting di cookpad,resepnya pun sempet diposting di grup masak plek ketiplek dan  ditulis anonim heheheh....tapi tetep diam saja ga ribut,karena toh tujuan posting kan buat diketahui khalayak jadi bersyukur kalau jadi amal jariyah. Tapi tentu saja beda perlakuan dengan resep warisan ;) .

Tekstur kue ini tidak selembut cake pakai tepung terigu,walau berasa sedikit berpasir di lidah tapi tetap worth it.  Erssa cuman makan sepotong hihihihi...tapi saudara sepupunya suka banget.


Marmer Cake Bebas Gluten
By : Mommy Erssa
Bahan :
3 butir telur
75 gr gula pasir
60 gr tepung beras
30 gr tepung tapioka
10 gr tepung maizena
60 gr margarin cair
30 gr minyak sayur (ditimbang)
1 sdm coklat bubuk

Cara membuat :

1. Dengan metode all in one, alias semua bahan dicampur dan dimixer kecuali margarin dan minyak yang sebelumnya  diaduk jadi satu. kocok sampai mengembang setelah itu  masukkan margarin dan minyak, aduk rata.
2. Ambil 1/3 dari adonan, tambahkan coklat bubuk, aduk rata.
Tuang adonan putih ke dalam loyang loaf yang tulban yang telah dipoles margarin dan dialas kertas roti.
Lalu tuang adonan coklat diatasnya, dan dibentuk motif marble menggunakan garpu atau tusuk gigi.
3. Panggang selama 35-40 menit atau hingga matang sesuai oven masing-masing. Sebelmnya panaskan oven sekitar 8 menit.
Setelah matang langsung keluarkan cake dari loyang,biarkan hingga suhunya turun di atas cooling rack